Gelar Wayang Kulit, Golkar Komit Lestarikan Budaya Nusantara

BLORA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah menggelar pagelaran wayang kulit di kantor DPD Golkar Kabupaten Blora, Minggu (9/11). Kegiatan budaya itu merupakan salah satu rangkaian dari perayaan HUT ke-61 Partai Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengatakan bahwa peringatan HUT kali ini tidak hanya menjadi momentum refleksi politik, tetapi juga bentuk kepedulian Golkar terhadap pelestarian budaya bangsa. Karena itu Golkar pun menggelar wayang kulit yang memiliki nilai penting dalam menjaga jati diri bangsa.
“Wayang kulit adalah bagian dari identitas nasional. Kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi? Budaya seperti ini harus dijaga agar tidak hilang atau diklaim bangsa lain,” ujar Mohammad Saleh.


Lebih lanjut Mohammad Saleh yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng itu mengapresiasi generasi muda yang masih mau melestarikan kesenian tradisional seperti wayang kulit.
“Saya senang masih ada anak muda seperti Bagas Satyanegara dan Brata Satrianegara yang menjadi dalang muda. Ini menandakan masih ada harapan bagi budaya bangsa,” tandas Mohammad Saleh.
Selain memperingati HUT ke-61 Partai Golkar, pagelaran wayang kulit tersebut diadakan juga dalam rangka Hari Wayang Dunia yang jatuh pada 7 November.
Pagelaran tersebut mementaskan tiga dalang, yakni Ki Amar Pradopo Slenk dengan lakon ‘Wahyu Katentreman’ serta dalang kembar Semarang Bagas Satyanegara dan Brata Satrianegara dengan lakon ‘Kongso Leno’.


Adapun bintang tamu yang memeriahkan pagelaran tersebut adalah Jolang. Masyarakat tampak antusias menyaksikan pagelaran wayang kulit tersebut. Apalagi, berbagai doorprize menarik disediakan panitia mulai dari kompor gas, sepeda, kulkas, hingga mesin cuci. (MPO-JTG)

Tinggalkan Balasan