
BATANG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah menggelar aksi “Sedekah Oksigen dan Air” di Lapangan Desa Soka, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, pada Sabtu (6/12/2025). Acara itu merupakan penutup rangkaian peringatan HUT ke-61 Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Mohammad Saleh, mengemukakan acara Sedekah Oksigen dan Air ini merupakan bukti bahwa Golkar komit untuk berkontribusi secara langsung terhadap pelestarian lingkungan.
Apalagi, saat ini banyak bencana alam terjadi di Jawa Tengah dan Indonesia. Karena itu, dibutuhkan aksi nyata yang salah satunya dengan adalah penghijauan. Hal itu penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi polusi udara, mencegah banjir dan erosi, memperbaiki kualitas air, menjaga keanekaragaman hayati, serta mengatasi perubahan iklim.

“Saat ini banyak bencana di Jateng, khususnya tanah longsor. Golkar sangat prihatin. Karena itu, kegiatan penghijauan ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan kita,” ujar Mohammad Saleh di sela-sela acara Sedekah Oksigen dan Air.
“Dengan menanam pohon, kita berperan aktif dalam menjaga bumi. Sedekah Oksigen dan Air ini merupakan bukti bahwa Golkar komit menjaga lingkungan,” sambungnya.
Selain Mohammad Saleh, kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng Fuadi, Bendahara Mohammad Syaefudin, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, Ketua DPD Partai Golkar Batang Nur Untung Slamet, serta anggota fraksi Golkar DPRD Jateng.
Secara simbolis Mohammad Saleh, Ferry Wawan Cahyono, Nur Untung Slamet, dan lainnya menyerahkan bibit tanaman kepada Camat Bawang, Kepala Desa Soka, Kepala Desa Pranten, Kepala Desa Sidoharjo, Kepala Desa Kalirejo, Kepala Desa Jambangan, Kepala Desa Wonosari, perwakilan masyarakat, dan perwakilan Pramuka.

Setelah itu, Mohammad Saleh yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng itu langsung terjun ke lapangan untuk melakukan penanaman pohon secara simbolis diikuti oleh seluruh anggota FPG DPRD Jateng yang hadir, serta kader dan simpatisan Golkar.
Mohammad Saleh berpesan agar tanaman yang diperoleh harus ditanam dan dipelihara dengan baik. Karena ketika tanaman yang didapatkan ditanam tapi tidak dipelihara maka akan sia-sia.
“Kita akan terus-menerus menggaungkan sedekah oksigen. Kita bisa memulai dari mana saja, dengan berapa orang, serta dengan berapa bibit,” kata Mohammad Saleh.
Acara Sedekah Oksigen dan Air dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, serta hiburan kesenian tradisional. Puluhan doorprize juga disediakan bagi warga masyarakat yang mengikuti acara tersebut.

