Musda Golkar Grobogan Momen Saling Menguatkan, Bersatu, dan Bekerja dengan Hati

GROBOGAN – Musyawarah Daerah (Musda) XI Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Grobogan yang digelar di Hotel 21 Purwodadi, Minggu (9/11/2025), berlangsung secara musyawarah dan kekeluargaan. Wahono Endro Purnawanto pun terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Grobogan menggantikan Muhammad Sidiq.
Wahono mengatakan Musda ini jadi momen penting bagi kader dan simpatisan Partai Golkar Grobogan untuk bersatu dan saling menguatkan serta bekerja dengan hati. Hal itu demi kemajuan dan kejayaan partai berlambang Pohon Beringin tersebut.
Dia ingin agar Partai Golkar tidak hanya sebagai kekuatan politik saja, tetapi juga kekuatan moral, sosial dan intelektual yang membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kita tinggalkan perbedaan kecil yang bisa memecah belah dan fokus pada tujuan besar. Yakni, memajukan Golkar serta membangun Kabupaten Grobogan yang maju dan sejahtera,” ujar Wahono.


Musda Golkar Grobogan dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh. Selain Mohammad Saleh, hadir juga beberapa pengurs DPD Golkar Jateng seperti Fuadi (Sekretaris) dan Mohammad Syaefudin (Bendahara). Selain itu juga hadir Bupati Grobogan Setyo Hadi, serta sejumlah ketua parpol di Grobogan, Bawaslu dan KPU setempat.
Dalam sambutannya, Mohammad Saleh mengemukakan Musda yang berlangsung secara musyawarah mufakat dan kekeluargaan ini sangat penting untuk menjaga kekompakkan Golkar di Kabupaten Grobogan. Pasalnya, kekompakkan dan kesolidan kader jadi modal penting untuk menghadapi agenda politik pada masa depan. “Saya ingin setelah Musda ini kader Golkar Grobogan bersatu dan jalin kekompakkan. Sebab, tantangan pada Pemilu mendatang cukup berat,” kata Mohammad Saleh.


Lebih lanjut Mohammad Saleh yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut mengingatkan pengurus Golkar Grobogan soal regenerasi. Mereka diminta mengakomodir generasi muda dari milenial dan Gen Z masuk dalam kepengurusan. Komposisi antara kader dan generasi muda tersebut penting untuk menyikapi perkembangan politik pada masa depan.
“Pada Pemilu mendatang, jumlah pemilih dari generasi milenial dan Gen Z lebih banyak. Karena itu, dalam kepengurusan Golkar Grobogan nanti juga harus memperhatikan regenerasi,” terang Mohammad Saleh. (MPO-JTG)

Tinggalkan Balasan